Print
PDF

SEMBUHKAN PENYAKIT DENGAN TERAPI BAMBU

Written by Administrator.

Berbicara mengenai manfaat pohon bambu, rasanya tidak akan pernah ada habisnya. Nilai ekonomis pohon yang satu ini terhitung sangat banyak dan sangat bermanfaat. Namun, di luar semua manfaat tersebut, bambu juga bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit seperti asma, jantung, vertigo, lemah syahwat, penyempitan pembuluh darah. Banyak orang yang sudah membuktikan keampuhannya. Seperti apakah metode pengobatan ini.

Dalam mengobati pasien, digunakan alat bantu yang cukup unik, yaitu bambu. Oki menggunakan sarana bambu karena bambu memiliki banyak kandungan sulfur dan kaya zat  anti oksidan. Selain itu, bentuk sifat, dan tekstur bambu unik dan lembut, dan menjadikan bambu memiliki beragam manfaat jika digunakan sebagai alat pijat. Bambu yang digunakan pun bukan sembarang bambu karena sebelum digunakan untuk menerapi, terlebih dahulu ditransfer energi. Bambu juga sudah disesuaikan serta dibersihkan, sehingga hegienis dan aman dipakai sebagai alat terapi.

Mengawali serangkaian pengobatan, oki terlebih dahulu mendeteksi penyakit pasien dengan metode prana. Bila di bagian tubuh tertentu terdapat gangguan keluhan, pasien akan merasakan adanya energi panas pada tubuh. Kemudian, terapi prana (energi positif) digunakan untuk mentransfer energi ke tubuh pasien yang membutuhkan banyak energi positif. Selanjutnya, ia akan menerapi bambu. Caranya membaluri bambu dan tubuh pasien dengan minyak gosok. Kemudian oki akan melakukan pengurutan di daerah leher, pundak punggung, kaki, dan bagian tubuh lainnya.

Saat pasien diurut dengan bambu, otot-otot tubuh menjadi rileks kembali, bisa membuang racun-racun yang terdapat pada lapisan kulit, melancarkan peredaran darah, serta mengencangkan kulit. Rangkaian terapi pengobatan ini akan membutuhkan waktu 15-30 menit. Pada penyakit ringan, biasanya sekali berobat bisa langsung sembuh. Namun, jika pernyakitnya termasuk penyakit parah, maka terapi yang dilakukan bisa sampai dua kali dalam seminggu.

Jantung dan Asma. Meski terapi bambu bisa mengobati berbagai macam penyakit, seperti darah tinggi, stroke, migren, dan masih banyak lagi jenis penyakit lainnya.

 

TIPS:

RAMUAN TRADISIONAL PENYAKIT ASMA

Bahan:

  1. 2 buah lobak
  2. 2 sendok makan madu
  3. Air secukupnya

Cara:

Ambil 2 buah lobak, kemudian dijus. Jus Lobak tadi direbus, dicampur dengan 2 sendok makan madu dan ditambah air secukupnya. Air rebusan tadi diminum selagi hangat sehari 3 kali.

 

RAMUAN TRADISIONAL PENYAKIT JANTUNG

Bahan:

  1. Kunyit
  2. Daun mahkota dewa
  3. Serabut kelapa muda
  4. Daun saga
  5. Akar ilalang
  6. Akar jambe

Cara:

Semua bahan digiling hingga menjadi bubuk halus. Lalu diseduh dalam air mendidih dan siap diminum 2-3 kali sehari.

 

TESTIMONI

Saimin Hadi, Sopir Angkot

Terbebas dari Penyakit Asma Setelah 2 kali terapi

Sudah sejak lama saya menderita penyakit asma. Kata orang, asma adalah penyakit keturunan, tapi dalam keluarga saya, tidak ada yang menderita asma. Kemungkinan saya menderita asma karena pekerjaan saya sebagai sopir sehingga sering kena asap knalpot dan saya juga termasuk perokok berat. Penyakit ini sangat mengganggu pekerjaan saya sebagai sopir angkot karena kalau sudah kambuh, saya tidak bisa kerja. Dada terasa sakit dan nafas menjadi susah.

Saya juga tidak kuat kalau musim hujan, karena cuaca dingin dan kalau malam sering batuk-batuk. Selama ini sebelum saya terapi ke pak Oki, saya hanya menggunakan obat-obatan warung untuk menahan rasa sakit asma saya. Saya pernah ke dokter hanya sekali saja karena saya tidak punya biaya.

Suatu hari, istri saya menyarankan untuk berobat alternatif ke pak Oki. Istri saya mengetahui nama pak oki dari tetangganya yang pernah berobat kepada pak Oki. Tanpa pikir panjang, saya pun mendatangi tempat praktik pak Oki.

Oleh pak Oki, saya diterapi dengan menggunakan bambu. Pertama kali terapi, asma saya sudah mengalami perubahan. Kalau hujan biasanya saya susah bernafas, sudah tidak lagi. Satu minggu kemudian karena ada perubahan, saya berobat lagi. Setelah berobat ke dua, asma saya benar-benar sembuh. Kini saya sudah terbebas dari penyakit asma. Saya bisa tidur nyenyak dan bisa narik angkot tanpa dihantui serangan asma. Doel.

 

Sumber Tabloid Realita, Edisi 6 - TH IV 16-19 Nop 2009